kapalapi https://kapalapi.com Mon, 10 Nov 2025 02:04:29 +0000 id hourly 1 https://kapalapi.com/wp-content/uploads/2025/11/cropped-KAG_icon-32x32.png kapalapi https://kapalapi.com 32 32 Tips Membuat Kaligrafi dari Bubuk Kopi https://kapalapi.com/tips-membuat-kalig-rafi-dari-bubuk-kopi/ Wed, 30 Dec 2020 03:32:39 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4599 Seni tulisan tangan tidak hanya menggunakan kertas dan pensil tapi juga bisa menggunakan bubuk kopi. Untuk mendapatkan bubuk kopi sangatlah mudah, banyak kita jumpai di supermarket dan swalayan terdekat dan
pastikan bubuk kopi belum ada campuran gula atau creamer ya.

Sebelum membuat, mari kita siapkan peralatannya terlebih dahulu sebagai berikut:

1. Bubuk kopi 200 gr
2. Papan ukuran 30×90 cm
3. Sendok makan 1 pcs
4. Saringan stainless ukuran kecil 1 pcs

Setelah semua peralatan tersedia dengan lengkap,selanjutnya kita langsung ke langkah pembuatan kaligrafi. Langkah pertama siapkan papan, usahakan papan memiliki warna yang kontras dengan bubuk kopi,misal warna putih.

Kemudian ratakan bubuk kopi dengan saringan dengan cara diayak agar bubuk kopi tersebar di atas papan. Setelah permukaan papan tertutup bubuk kopi baru kita mulai menulis di atas papan, tapi tidak dengan pensil. Sebagai
gantinya gunakan sendok makan dengan posisi terbalik dengan posisi pangkal sendok menempel di papan.

Tips untuk mendapatkan hasil yang maksimal buat pola terlebih dahulu untuk meminimalisir kesalahan,karena jika terjadi kesalahan tidak bisa dihapus layaknya membuat tulisan di kertas dan kita harus mengulang lagi dari awal. Semoga informasi ini bisa menambah ilmu bagi kita semua dan selamat mencoba.

Ingat, jika gagal, jangan menyerah. Semangat!

 

]]>
Sekilas tentang Cupping https://kapalapi.com/sekilas-tentang-cupping/ Wed, 30 Dec 2020 03:27:10 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4597 Rangkaian proses dari biji cherry, parchmen, green bean, roast bean, dan menjadi bubuk inilah yang disebut dengan “kopi”.

Siapa sih yang tidak kenal dengan minuman kopi? Pasti kita semua jelas sudah mengetahuinya kan, kalau kopi itu adalah sebuah minuman.Tapi sebenarnya arti kopi itu adalah rangkaian proses dari pengambilan biji ceri, parchmen, green bean, roast bean dan bubuk. Itulah yang di sebut kopi.

Sekilas tentang sejarah kopi.

Kopi pertama kali ada di Ethiopia pada abad ke-9. Kemudian diperdagangkan oleh bangsa arab dan mulai meluas ke
Afrika Utara. Kopi pertama kali masuk di Indonesia kisaran abad ke-16 dibawah oleh para penjajah bangsa Belanda.
Titik pusat produksi awal di pulau Jawa, tepatnya di Kedawung yang dekat dengan Batavia. Kopi Arabica adalah spesies pertama yang dibudayakan oleh belanda, kemudian diikuti oleh Liberica dan kopi Robusta.

Di Era Revolusi Industri 4.0, Negara-negara bagian Eropa; Georgia, Denmark, Islandia, Inggris, Portugal, Perancis, Italia, Rusia, Jerman, Islandia, Albania, Austria, Hongaria dan masih banyak lagi negara-negara lainnya, menyukai rasa kopi yang dominan bitter atau pahit, Sedangkan untuk Negara Jepang, mayoritas penduduknya sudah mulai beralih meminum kopi sebagai pengganti minuman tradisional jepang (sake). Penduduknya lebih menyukai kopi Arabica. Mengapa kopi Arabica? Karena kopi Arabica mengandung acidity yang yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi robusta, liberica, dan excelsa.

Untuk itu kita perlu mengetahui tentang permintaan selera para pecinta kopi khususnya kopi dari kapal api. Maka dari itu kita harus menguji cita rasa kopi yang dikenal dengan sebutan cupping. Apa itu cupping? Cupping atau pencicip kopi adalah praktik mengamati rasa dan aroma seduhan kopi, agar dapat mengevaluasi cita rasa kopi. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada cacat cita rasa atau tidak.

Ada beberapa tahap uji cita rasa kopi:

1. Sampel kopi yang sudah diroasting dan didiamkan minimal 8 jam, dengan takaran per-cup 12 gram/200ml yang  sudah digrinder.
2. Menggunakan gelas kapasitas 250 ml dan bagian atasnya lebih lebar di banding bagian bawah (keramik, atau stainless steel).
3. Menggunakan sendok yang lebih cekung.
4. Suhu ruang harus sejuk atau menggunakan air conditioner.
5. Ruangan tidak berbau (tidak menggunakan pengharum ruangan apapun, atau parfum).
6. Ruangan harus bersih dan tidak bising.
7. Air tidak terkontaminasi dengan bau dan warna, Suhu air 90-100° C, mengandung 100-120 ppm.

Setelah tahapan persiapan proses cupping telah dilakukan, selanjutnya kita masuk pada proses penilaian untuk beberapa kandidat sampel kopi. Ada beberapa poin yang menjadi parameter penilaian.

1. Fragrance/Aroma
Fragrance atau aroma melatih skill penciuman kita, tujuannya untuk melatih skill indra penciuman kita apakah di kopi tersebut ada bau, cacat, atau malah ada rasa yang menyegarkan seperti fruity, candy, flower, dll.
2. Flavor
Flavor atau pengecapan. Lidah kita yang dituntut bekerja untuk mendapatkan tekstur dari semua rasa yang ada pada kopi, maka dari itu ada kelanjutannya yaitu:

a. After taste, dimana kita harus meresapi rasa kopi sesudah kita menelannya, yang mengacu pada sensasi fisik di minuman kopi apakah dia lengket, clean, segar.
b. Acidity, keasaman pada kopi, apakah itu asam bersahabat ataupun tidak bersahabat. Sering orang menganggap bahwa kopi arabica harus dikatakan enak jika asamnya tinggi, padahal itu merupakan penilaian yang negatif. Acidity
yang baik akan terasa enak seperti saat memakan buah segar.
c. Body adalah rasa ketika kopi masuk ke dalam mulut khususnya lidah dan langit-langit mulut. biasanya body yang kental mendapatkan penilaian yang tinggi namun ada juga body yang ringan dapat memiliki rasa enak di mulut  ergantung pada jenis kopinya.
d. Uniformity menggambarkan keseragaman/ konsistensi flavor antara gelas sampel kopi satu dengan sampel kopi yang lainnya.
e. Balance, semua aspek kita gabungkan menjadi satu yaitu aspek sweetness, clean cup, dan uniformity. Jika semuanya seimbang maka kopi tersebut akan balance.
f. Overall adalah penilaian kita secara pribadi apakah kita masih ingin meminum kopi tersebut atau sudah crop kopi itu.

Jika saudara penasaran yuk kita langsung meminum kopi di pagi ini seruput kopinya ya, agar kita sama-sama merasakan nikmatnya dari secangkir Kopi Kapal Api.

]]>
Kebutuhan dari Secangkir Kopi https://kapalapi.com/kebutuhan-dari-secangkir-kopi/ Wed, 30 Dec 2020 03:11:20 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4595 Tentu kita tidak asing lagi dengan istilah kopi ataupun ngopi, suatu istilah yang mendefinisikan keadaan atau aktivitas sambil meminum kopi. Tapi apakah dari sekian banyak orang-orang penikmat kopi tahu betul akan sejarah ditemukannya tumbuhan yang kita kenal dengan nama Coffea atau Kopi itu?

Sebelum jauh kita membahas tentang perkembangan dan gaya hidup ngopi di Indonesia, kita akan diantarkan kepada wawasan lama yang mengingatkan kembali akan sejarah kopi di dunia. Bagaimana sejarahnya sehingga kopi sampai di tanah bumi pertiwi ini, apakah kopi bukan merupakan tumbuhan asli yang tumbuh di negara kita? Banyak sekali kita temukan kebun-kebun kopi yang tumbuh subur di Indonesia dengan bermacam-macam jenis. Oleh karena banyaknya argumen masyarakat mengenai sejarah dan lahirnya kopi di Indonesia, kita akan membahasnya secara singkat dalam artikel ini.

Sejarah kopi sangat erat kaitannya dengan peradaban kaum muslim era kekhalifahan. Peradaban muslim punya pengaruh yang besar bagi perkembangan peradaban dunia saat itu, baik dalam hal sains, teknologi, budaya, seni,
sastra, hingga kuliner. Budaya minum kopi adalah salah satunya. Konon tanaman kopi pertama kali ditemukan di daratan Afrika, tepatnya di daerah yang merupakan bagian dari negara Ethiopia, yaitu Abyssinia. Masyarakat
Ethiopia mulai mengkonsumsinya sejak abad ke-9. Pada saat itu kopi belum dikenal luas di dunia.

Biji kopi mulai dikenal oleh penduduk dunia, setelah dibawa oleh para pedang Arab ke Yaman
pada pertengahan abad ke 5. Kopi menjadi populer yang dihidangkan sebagai minuman kepada orang-orang muslim waktu itu. Nama kopi sendiri juga lahir dari bahasa Arab “Qahwah” yang artinya kekuatan. Kopi sampai kepada daratan Eropa sekitar abad ke-17 itupun tumbuhan kopi tidak dapat tumbuh dengan baik disana. Bangsa-bangsa Eropa memanfaatkan daerah jajahannya untuk membudidayakan tanaman kopi. Indonesia
merupakan daerah bekas jajahan Belanda, tentu saja Indonesia memiliki andil yang sangat besar terhadap persebaran kopi di dunia karena pertumbuhan tanaman kopi sangat pesat karena di dukung oleh tanah yang subur dan cocok untuk pertumbuhan tanaman kopi.

Sejarah singkat di atas mengingatkan kita bahwa sampai detik ini, kopi tidak bisa terpisahkan dari kebutuhan sampai gaya hidup masyarakat Indonesia. Sebagaimana posisi kebutuhan, sejak kecil kita telah mengenal kopi
sebagai suguhan dan minuman wajib yang pasti ada di setiap hidangan keluarga, baik hanya sebagai hidangan pribadi, untuk tamu, sampai sebagai hidangan di acara-acara hajatan dan pernikahan. Kita tidak bisa lepas dari budaya kopi sejak dulu. Kebiasaan yang diwariskan oleh nenek moyang terhadap kebiasaan minum kopi,
menjadikan kita terbiasa atau bahkan ikut serta kedalam golongan orang-orang yang memandang kopi sebagai kebutuhan. Artinya dalam keadaan apapun kopi adalah satu-satunya minuman yang memberi efek senang dan tenang.

Seiring berkembangnya zaman, pengetahuan dan kemajuan teknologi informasi menjadi sangat mudah kita dapatkan. Untuk hal-halnya yang ranahnya hanya ada dalam negeri sangat mudah kita jangkau, bahkan budaya luar pun dapat dengan mudah kita pelajari dan kita ikuti perkembangannya. Yang paling erat kaitannya dengan kopi adalah budaya ngopi yang telah menjadi gaya hidup di kalangan anak muda saat ini. Tentunya hal itu tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi dan budaya luar, di mana tempat-tempat yang menyediakan minuman kopi atau yang lebih mudah kita kenal sekarang sebagai coffee shop sangat mudah kita jumpai khususnya di kota-kota yang tersebar diseluruh Indonesia.

Semakin merebaknya coffee shop di Indonesia, tentu saja bukan tanpa alasan. Selain untuk mendokrak ekonomi dan bisnis perkopian tentusaja karena ada faktor pergeseran budaya dalam mengonsumsi kopi. Pergeseran dari gaya
mengonsumsi kopi hitam murni yang hanya diberi campuran gula sedikit seperti yang kita ketahui di dalam budaya minum kopi di keluarga, sampai kepada gaya minum kopi yang memiliki banyak variasi rasa seperti sekarang ini.
Budaya ngopi semakin menjadi tren yang tidak ada habisnya dan selalu berkembang pada tahun-tahun belakangan ini, selain karena adanya pergeseran gaya hidup dalam menikmati kopi, tidak bisa kita pungkiri bahwa kopi masih menjadi sebuah kebutuhan yang efeknya memberi kepuasan dan kesenangan tersendiri di kalangan masyarakat golongan tua sampai golongan muda.

Sejauh ini, kopi semakin dikenal sebagai minuman legendaris yang semakin banyak disukai masyarakat dari berbagai golongan. Dimana kopi sampai dianggap sebagai minuman yang memiliki keistimewaan dimana mampu
menciptakan ruang diskusi, berbincang dengan teman sampai dapat mencairkan susana dan membuat siapa saja yang meminumnya merasakan sensasi rileks, sebagaimana banyak diungkapkan dalam berbagai quote dan kata-kata yang berisikan ajakan untuk ngopi di dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, tidak heran lagi jika saat ini banyakkalangan tua dan muda berbondong-bondong untuk mendatangi coffee shop atau kedai kopi untuk sekedar menikmati seduhan kopi yang dibuat oleh seorang barista.

]]>
Kreatif! Sulap Bungkus Kopi Jadi Barang Menarik https://kapalapi.com/kreatif-sulap-bungkus-kopi-jadi-barang-menarik/ Wed, 30 Dec 2020 02:57:01 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4591 Sampah plastik sampai saat ini masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Karena sifatnya yang serbaguna, ringan, fleksibel, tahan kelembaban, kuat, serta relatif murah, plastik masih menjadi bahan yang popular dan sangat berguna. Namun efek penggunaan plastik berlebihan justru akan menyebabkan kerusakan lingkungan.

Sebagian besar masyarakat menganggap limbah plastik sebagai sampah yang tidak berguna lalu dengan mudahnya membuang bahkan membakarnya. Meskipun begitu, tidak sedikit juga orang yang dapat menyulap limbah plastik menjadi barang kerajinan tangan yang menarik.Contohnya dari bungkus kopi sasetan bisa menjadi tas, bingkai foto, keranjang serbaguna, gantungan kunci bahkan tikar dan lain-lain.

Berdasarkan sumber dari Wikipedia.org, ada beberapa tujuan dan manfaat daur ulang, di antaranya :

1. Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat
2. Mencegah dan mengatasi pencemaran lingkungan
3. Mengurangi polusi udara akibat sampah
4. Mencegah timbulnya penyakit
5. Meningkatkan pendapatan masyarakat
6. Meningkatkan daya kreativitas dan ketrampilan pada masyarakat
7. Menciptakan lingkungan yang bersih dansehat

Terinspirasi dari banyaknya sampah bungkus kopi Kapal Api dan Good Day kemasan sachet, anak dari pemilik kedai warkop (warung kopi) sekaligus pecinta kopi Kapal Api ini mendaur ulang sampah plastik dengan cara mengumpulkan sampah bungkus kopi yang kemudian dibersihkan terlebih dahulu. Setelah dicuci bersih, bungkus kopi siap dianyam kemudian dibentuk sesuai keinginan. Tentu saja cara membuatnya tidak semudah yang kita bayangkan, diperlukan kreativitas yang tinggi serta telaten dalam menyelesaikan setiap anyaman sehingga hasilnya rapi dan menarik.

Contoh barang-barang tersebut mungkin bisa menginspirasi kita untuk mencoba membuatnya di rumah. Apalagi di masa pandemi ini, dari pada keluyuran gak jelas dan tanpa tujuan, lebih baik kita tuangkan ide kreatif kita untuk memanfaatkan sampah-sampah plastik yang ada di sekeliling kita menjadi barang yang berguna.

Bahkan berdasarkan pengakuan sang pemilik warkop, tas dari bungkus kopi yang disimpan di warungnya menarik perhatian salah satu pelanggan sampai akhirnya tas tersebut dibeli seharga Rp30.000. Hal ini menunjukan bahwa
sampah pun apabila diolah dengan kreatif akan memiliki nilai ekonomis, selain itu hasil sulap dari bungkus kopi menjadi barang kreasi ini juga merupakan bentuk pemanfaatan limbah yang secara tidak langsung menjadi salah satu aksi nyata dalam mendukung program Go Green atau 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) yang saat ini selalu menjadi isu yang diangkat oleh semua negara di dunia.

 

]]>
Manfaat Cantik Minum Kopi di Pagi Hari https://kapalapi.com/manfaat-cantik-minum-kopi-di-pagi-hari/ Wed, 30 Dec 2020 02:27:40 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4589 Sudah tahu kan kalau minum kopi bisa bermanfaat positif bagi tubuh? Ada lagi lho manfaat lainnya, yakni untuk kesehatan kulit Anda!

Minum kopi dipercaya banyak orang membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas. Selain itu, riset yang dilakukan ilmuwan dari Jerman membuktikan minum kopi juga membantu menjaga kesehatan jantung. Kini ilmuwan dari American Chemical Society menyatakan kopi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, berkat kandungan antioksidan kopi yang tinggi. Manfaat kopi untuk kesehatan kulit bisa kita dapatkan dengan menggunakannya secara topikal. Misalnya, sebagai masker atau scrub.

Berikut berbagai manfaat kopi untuk kesehatan kulit yang sayang dilewatkan:

1. Mengurangi selulit

Kandungan kafein dalam kopi ternyata dapat membantu mengurangi munculnya selulit pada kulit. Pasalnya, kafein membantu melebarkan pembuluh darah di bawah kulit dan meningkatkan aliran darah secara keseluruhan. Lambat laun, hal ini bisa mengurangi tampilan selulit. Cara mudah yang bisa dipraktikkan adalah menggunakan kopi sebagai scrub.

2. Menunda penuaan

Munculnya bintik matahari, kemerahan, dan garis-garis halus di wajah merupakan tanda adanya penuaan. Hal tersebut juga bisa muncul lebih tepat. Untuk mencegah kondisi ini terjadi, kita bisa mengoleskan kopi secara langsung ke kulit.

3. Mencegah kanker kulit

Kopi juga kaya akan vitamin B3 karena adanya pemecahan senyawa kunci yang disebut trigonelline. Trigonelline bisa terurai menjadi niacin setelah biji kopi dipanggang. Riset dari Skin Cancer Foundation juga mengatakan, niacin membantu mencegah kanker kulit non melanoma.

4. Perawatan jerawat

Kopi juga mengandung asam klorogenat yang memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri. Dengan menggunakannya sebagai scrub, cara ini membantu kita untuk melawan jerawat yang meruntuhkan kepercayaan diri.

5. Menghilangkan lingkaran hitam di mata

Kafein dalam kopi yang membantu melebarkan pembuluh darah juga bisa Anda manfaatkan untuk menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Untuk menggunakannya, kita bisa mencampurkan setengah sendok kopi dengan minyak zaitun, dan tambahkan sedikit air. Setelah itu, oleskan di bawah mata dan biarkan mengering selama lima hingga 10 menit.

Selain bikin cantik, minum kopi juga baik untuk kesehatan.

1. Menurunkan resiko penyakit kronis

Dikutip dari The Healthy, minum tiga sampai lima gelas kopi setiap hari bisa menurunkan resiko penyakit kanker, diabetes tipe 2, penyakit parkinson (kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak), demensia (penurunan daya ingat), dan penyakit hati. Beberapa ahli mengatakan minum kopi sebagai resep panjang umur alami. Namun, perlu diingat jenis kopi yang sehat adalah kopi hitam tanpa krim, susu, dan gula.

2. Memperbaiki suasana hati

Kandungan kafein dalam kopi bisa meningkatkan konsentrasi, kewaspadaaan, memperbaiki daya ingat, serta meningkatkan suasana hati. Sebuah studi di Harvard’s School of Public Health pada 2013, melaporkan efek kafein bisa meningkatkan suasana hati sehingga menurunkan resiko depresi dan bunuh diri.

3. Meningkatkan performa olahraga

Kafein alami dalam kopi bisa meningkatkan kinerja fisik, terutama saat olahraga jenis aerobik atau ketahanan. Jumlah kafein yang disarankan untuk meningkatkan performa olahraga adalah 2-6 miligram kafein per kilogram berat badan.

]]>
Menelusuri Sejarah Perdagangan Biji Kopi https://kapalapi.com/menelusuri-sejarah-perdagangan-biji-kopi/ Wed, 30 Dec 2020 01:18:53 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4586 Sejarah perdagangan biji kopi ternyata sangatlah menarik dari masa ke masa.

Catatan International Coffee Organization (ICO), memerinci adanya 4 jenis kopi yang diperdagangkan secara global yakni kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika dan kopi excelsa. Keempat jenis kopi tersebut berasal dari 3 spesies tanaman kopi. Arabica dihasilkan oleh tanaman Coffea arabica. Robusta dihasilkan tanaman Coffea canephora. Sedangkan liberika dan excelsa dihasilkan oleh tanaman Coffea liberica, persisnya Coffea liberica var. Liberica untuk kopi liberika dan Coffea liberica var. Dewevrei untuk kopi excelsa.

Era awal (abad ke-17)

Di masa awal kopi hanya dikenal di masyarakat Islam di jazirah Arab. Di awal abad ke-17 kopi mulai diperdagangkan ke luar Arab lewat pelabuhan Mocha di Yaman. Para pedagang Arab memonopoli komoditas ini untuk jangka waktu yang lama.

Menginjak abad ke-18, bangsa Eropa mulai memproduksi kopi di luar Arab. Hingga pada tahun 1720 Belanda menggeser Yaman sebagai
eksportir kopi dunia. Produk Belanda didapatkan dari perkebunan-perkebunan kopi di Jawa dan pulau-pulau sekitarnya, saat ini menjadi wilayah Indonesia. Indonesia menjadi produsen kopi terbesar dunia hampir satu abad lamanya.

Pada tahun 1830 posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar digeser Brasil. Hingga saat Brasil tercatat sebagai penghasil kopi terbesar dunia.

Era modern (awal abad ke-20)

Dewasa ini kopi ditanam di lebih dari 50 negara di dunia. Brasil, Vietnam, Kolombia, Indonesia dan Etiopia merupakan negara-negara penghasil kopi paling terbesar.

Brasil merupakan penghasil kopi paling dominan. Jumlah produksi kopi kopi berhasil sekitar sepertiga dari total produksi kopi dunia. Pada tahun 2015 Brasil menghasilkan sekitar 2,5 juta ton biji kopi. Produksi kopi di Brasil didominasi oleh jenis arabika sekitar 80%, sisanya robusta. Kopi arabika dinilai lebih baik dan dihargai lebih tinggi dibanding jenis kopi lainnya.

Sementara itu, pada tahun 2015 Indonesia menempati posisi ke-empat negara penghasil kopi. Menurut Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), sekitar 83% produksi kopi Indonesia dari jenis robusta dan 17% arabika. Indonesia juga menghasilkan kopi jenis liberika dan excelsa namun jumlahnya tidak signifikan bila dibandingkan arabika dan robusta.

]]>
Minum Kopi Bisa Lindungi Liver, Ini Buktinya! https://kapalapi.com/minum-kopi-bisa-lindungi-liver-ini-buktinya/ Wed, 30 Dec 2020 00:45:53 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4584 Hasil penelitian para peneliti di Australia membuktikan minum kopi dapat membantu melindungi kesehatan liver.

Seperti apakah hasil penelitiannya? Laman The Ladders melansir dua cangkir kopi per hari dapat membantu melindungi liver, dan bahkan mencegah kematian terkait liver. Dalam studi yang diterbitkan dalam Alimentary Pharmacology and Therapeutics, para peneliti menggunakan data dari Global Burden of Disease pada 2016 sebagai bahan penelitian mereka. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana kopi mempengaruhi kematian terkait liver.

Penulis studi terbaru ini, Sarah Gardner dan rekannya, membandingkan studi sebelumnya yang menyarankan kopi dapat membantu melawan penyakit liver. Hanya saja, seberapa banyak takaran kopi yang dibutuhkan, masih menjadi pertanyaan.

“Penelitian sebelumnya menunjukkan penurunan 46 persen kematian akibat sirosis liver pada orang yang dinilai pada awal penelitian sebagai peminum yang meminum dua hingga tiga cangkir per hari,” tulis para peneliti.

Sementara, lanjut mereka, sebanyak 71 persen penurunan kematian akibat sirosis liver pada mereka yang mengkonsumsi sebanyak empat cangkir atau lebih per hari. Menurut para peneliti, eksplorasi potensi dampak kesehatan global dari asupan kopi yang diadvokasi sebagai terapi kesehatan liver, masih belum banyak dilakukan sebelumnya.

“Pemodelan matematika adalah salah satu cara untuk mengeksplorasi dampak potensial dari intervensi tingkat populasi baru,” tulis para
peneliti.

Mereka menggunakan data dari kumpulan data Global Burden of Disease 2016 dari 194 negara. Lalu, para peneliti melihat bagaimana konsumsi kopi dapat mempengaruhi kematian yang terkait liver secara global. Mereka melakukan tes pertama untuk melihat efek dari dua cangkir kopi dan lebih dari empat cangkir kopi per hari.

Peneliti menemukan banyak negara yang meningkatkan asupan kopi kurang dari dua atau lebih dari dua cangkir setiap hari. Pada 2016, dua
cangkir kopi sehari dapat mengakibatkan 630.947 kematian terkait liver, dan sebanyak 452.861 kematian dapat dicegah.

Jika asupannya ditingkatkan menjadi lebih dari empat cangkir per hari, menurut peneliti, maka jumlahnya menurun hingga 360.523 kematian dan sebanyak 723.287 kematian dapat dicegah.

“Jika dampak kopi pada kematian terkait liver yang ditunjukkan dalam studi kohort dikonfirmasi dalam uji klinis, peningkatan konsumsi kopi per kapita menjadi lebih dari dua cangkir per kapita per hari pada tingkat populasi, maka hal itu berpotensi untuk mencegah ratusan
ribu kematian akibat penyakit hati setiap tahun,” tulis para peneliti.

Namun, mereka menyebut penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan. Hal itu untuk mengkonfirmasi manfaat dan efektivitas biaya kopi pada kematian terkait liver.

]]>
Mengenal Kopi Indonesia yang Memiliki Indikasi Geografis (IG) https://kapalapi.com/mengenal-kopi-indonesia-yang-memiliki-indikasi-geografis-ig/ Wed, 30 Dec 2020 00:23:08 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4581 Indikasi Geografis (IG) adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk. Karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan reputasi dan kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan. Salah satu produk yang dapat diidentifikasi berdasarkan indikasi geografis adalah kopi. Indikasi ini layaknya Hak Paten tapi berdasarkan daerah asal produk, sehingga kopi dari daerah lain tidak bisa mengaku sebagai kopi dari daerah tertentu yang telah terdaftar IG. Suatu individu pun tak bisa mengklaim hak ekonomi atas produk dari daerah yang bukan tempat domisili atau asal dia.

Peraturan ini penting buat produk kopi Indonesia. Itu karena kepopuleran kopi asal Indonesia telah membuat orang di luar Indonesia berusaha mendapatkan keuntungan ekonomis dengan mendaftarkan hak paten atas kopi Indonesia di negaranya masing-masing. Pengakuan Indikasi Geografis dikeluarkan oleh Dirjen Kekayaan Intelektual KemenkumHam RI dan memiliki kekuatan hukum.

Indikasi Geografis ini akan melindungi Petani Kopi agar mereka dapat menikmati keuntungan maksimal dari kopi yang mereka hasilkan. Beberapa jenis kopi Indonesia yang telah memiliki Indikasi Geografis adalah Arabika Gayo, Arabika Simalungun Utara, Arabika Sumatera Mandhailing, Liberika Rangsang Meranti, Liberika Tungkal Jambi, Robusta Semendo, Robusta Empat Lawang, Robusta Lampung, Arabika Java Preanger, Robusta Temanggung, Arabika Sindoro-Sumbing, Arabika Ijen-Raung, Arabika Kintamani, Arabika Kalosi Enrekang, Arabika Toraja, Arabika Flores Bajawa, Arabika Flores Manggarai.

Kemendag Mendorong Peran Produk Ber-IG untuk Diekspor

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong peran produk indikasi geografis (IG) dalam upaya meningkatkan ekspor. Sistem informasi akan dibuat lebih detail untuk membantu pemasaran dan pengembangan produk.

“Produk IG merupakan komponen penting dalam peningkatan ekspor. Sehingga, kita perlu menyelaraskan pemahaman tentang manfaat
dan peran produk IG terhadap peningkatan ekspor berkelanjutan di masa depan,” ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga melalui keterangan tertulis.

Saat ini produk IG yang telah terdaftar di Indonesia tercatat sebanyak 93 produk yang tercatat Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sementara enam produk di antaranya merupakan produk IG dari luar negeri.

Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kasan menjelaskan, IG merupakan tanda yang menunjukkan daerah
asal suatu barang atau produk. Tanda tersebut memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang. Kemudian produk yang dihasilkan karena faktor lingkungan geografis yang dimilikinya, termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut.

“Hingga saat ini, belum banyak produk Indonesia yang memiliki IG apalagi di pasar dunia. Kopi Arabika Gayo merupakan satu-satunya produk IG Indonesia yang dilindungi di Eropa atau ber-IG Eropa,” ungkap Kasan.

Kasan menyampaikan bahwa tambahan 21 produk IG terjadi pada perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang berlangsung pada 2-6 Desember 2019 di Brussel, Belgia. Produk IG masuk dalam salah satu kelompok kerja perundingan ini karena dipandang dapat menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia di mata Eropa.

Kasan menuturkan Indonesia dan Uni Eropa (UE) telah memperkuat kerja sama ekonomi melalui ASEAN Regional Integration Support-Indonesia Trade Support Facility (Arise Plus-Indonesia). Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan daya saing ekspor serta integrasi Indonesia dalam rantai nilai global.

“Arise Plus Indonesia menggandeng Ditjen PEN untuk bekerja sama mempromosikan IG kepada kementerian/lembaga dan pelaku usaha. Salah satunya dengan bekerja sama menyelenggarakan webinar,” kata Kasan.

]]>
Lebih Produktif dengan Kafein Alami https://kapalapi.com/lebih-produktif-dengan-kafein-alami/ Wed, 30 Dec 2020 00:13:56 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4579 Secangkir kopi pada pagi hari adalah rutinitas seperti bangun di pagi hari. Bagi sebagian orang, hal ini adalah bagian penting dari hari kerja; bahan bakar yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Kopi sering dikonsumsi karena memiliki kafein, yang memiliki manfaat membuat Anda merasa hidup di pagi hari, tetapi juga memiliki sisi lain seperti withdrawal.

Tetapi bagi mereka yang ingin mendapatkan lebih dari secangkir kopi mereka setiap pagi, sebuah studi baru mengatakan bahwa hal itu tergantung pada jenis kafein yang ada dalam minuman Anda.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients menemukan bahwa kafein alami menawarkan efek yang lebih konsisten dan tahan lama dibandingkan dengan kafein sintetis dalam hal kognisi dan suasana hati. Sebuah tim dari Universitas Clarkson menerbitkan studi peer-reviewed dengan harapan dapat menemukan perbedaan dalam kafein.

“Kami ingin mengeksplorasi apakah ada perbedaan dalam bagaimana kafein yang diresapi secara alami dengan adaptogen mempengaruhi fungsi kognitif, suasana hati dan fungsi fisiologis (detak jantung, tekanan darah dan koordinasi mata-tangan) dibandingkan dengan kafein sintetis,” kata Profesor Terapi Fisik Universitas Clarkson, Ali Boolani dalam siaran pers. “Kafein sintetis adalah apa yang Anda temukan di sebagian besar minuman berenergi sedangkan kafein alami adalah apa yang Anda temukan dalam kopi.”

Secangkir kopi pada pagi hari adalah rutinitas seperti bangun di pagi hari. Bagi sebagian orang, hal ini adalah bagian penting dari hari kerja; bahan bakar yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Kopi sering dikonsumsi karena memiliki kafein, yang memiliki manfaat membuat Anda merasa hidup di pagi hari, tetapi juga memiliki sisi lain seperti withdrawal. Boolani bersama Sumona Mondal, PhD, profesor Ilmu Kimia & Biomolekul Costel Daire, mahasiswa Master Tyler Wilkerson dan mahasiswa PhD Daniel Fuller menemukan bahwa kafein alami dan sintetis meningkatkan kognisi dan suasana hati, namun kafein sintetis memiliki lonjakan awal setelah 30 menit tetapi melambat dan berkurang dalam 60 dan 90 menit. Kafein alami memiliki “peningkatan kinerja secara bertahap,” menurut Boolani.

“Kami berpikir bahwa jika kami akan melanjutkan percobaan ini, kita mungkin akan melihat peningkatan yang lebih baik dengan produk (yang mengandung) kafein alami,” ujarnya.

]]>
Rajin Minum Kopi Anda Bisa Menjadi Pemimpin Hebat https://kapalapi.com/rajin-minum-kopi-anda-bisa-menjadi-pemimpin-hebat/ Tue, 29 Dec 2020 11:09:31 +0000 https://kapalapiglobal.com/?p=4576 Ini fakta, bukan isapan jempol! Pemimpin dan orang-orang hebat di dunia seperti Napoleon, Beethoven, Ronald Reagan bahkan Oprah Winfrey (dan masih banyak lagi yang lain) ternyata minum bercangkir-cangkir kopi setiap hari.

Sama seperti di Indonesia, di Amerika Serikat, kopi menjadi bagian penting dalam dunia kerja. Mungkin sama pentingnya dengan komputer. Bahkan ada yang bilang, bekerja tanpa diawali dengan minum secangkir kopi terasa hambar dan kurang bersemangat. Masuk akal rasanya bila disimpulkan kafein yang terdapat di dalam kopi dapat menjadi booster penyemangat di hari yang sibuk.

Jika dicermati, kopi memang menjadi minuman favorit banyak orang terkenal di dunia, termasuk para presiden di Amerika Serikat. George Washington dikenal sangat suka minum kopi. Ada bukti sejarah yang mengatakan Washington sering memesan kopi, termasuk 200 pon kopi yang dia impor pada 1770. Theodore Roosevelt bahkan minum 1 galon kopi setiap hari.

Presiden-presiden AS lainnya yang suka minum kopi adalah John Adams, Thomas Jefferson, Abraham Lincoln, Theodore Roosevelt, Franklin Roosevelt, Harry Truman, Dwight Eisenhower, John F. Kennedy, Richard Nixon, Jimmy Carter, Ronald Reagan, George Bush Senior and Junior, dan Bill Clinton.

Orang tenar lainnya yang gemar mereguk kopi adalah Napoleon Bonaparte, Voltaire, Balzac, J.S. Bach, Beethoven, dan tentu saja, Oprah.

Lantas apa kaitannya antara minum kopi dan sifat kepemimpinan. Berbagai hasil penelitian menyimpulkan kandungan dalam kopi memiliki manfaat sebagai berikut apabila diminum secara rutin setiap hari:

• Meningkatkan kemampuan Anda untuk lebih fokus. Kafein dapat membuat Anda lebih konsentrasi saat mengerjakan tugas, termasuk tugas-tugas yang memerlukan kreativitas.

• Membuat otak Anda lebih fleksibel dan tahan banting. Kandungan dalam kopi melindungi otak dari disfungsi dan kematian sel, juga mencegah penyakit degeneratif. Dengan kata lain membuat Anda lebih cerdas.

• Meningkatkan Kesehatan Anda secara umum. Minum kopi panit dengan rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker dan penyakit lain yang dapat menghalangi Anda untuk berkarya, termasuk sebagai pemimpin.

• Meningkatkan kemampuan berkolaborasi dan berinovasi. Hasil riset menunjukkan individu secara perorangan akan bekerja lebih kompak dan efektif di dalam grup, apabila mereka minum kopi.

]]>